Jumat, 25 Maret 2011

Terima kasih Derry Ridha Raina

Aneh yah rasanya kalau kita mencintai seorang sahabat kita sendiri, semenjak putus dari Henry, aku berfikir untuk tidak akan mengenal lagi yang namanya cinta. Tapi itu semua berubah setelah aku mengenal pria ini, dialah Derry Ridha Raina. Awalnya aku ingat itu tanggal 26 juni 2010. Seperti biasa j-fest sudah menantiku untuk ku tonton. Tapi ternyata disitulah awal pertemuan aku dengan ka derry. Kali itu kakak kelasku ka eka mengajakku untuk menonton ka yudhi dan bandnya yang sedang audisi live acara poppish lovish di Lucky Square. Aku datang terlambat, ketika aku sampai ditempat aku bertemu teman-teman ku dari band LUNARTRAX ternyata mereka pun hendak audisi. Wajahku tampak kusam karena berlari, huaaaa  capeee sekali. Wajah ku tampak lebih murung lagi karena melihat kedua mantan aku yang bawa cewenya masing-masing.

“ya Tuhan… Siapa itu pinggir ka eka?” Tanya aku saat berlari menghampiri mereka. Aku tak mempedulikannya, mungkin saja teman dikomunitas juga pikirku seperti itu. Saat itu aku sedikit berbincang dengan ka eka tentang penampilan ka yudhi hari ini. Yang aku lihat saat itu ada 2 orang yang memegang gitar, 1 orang drum, 1 orang perempuan yang memainkan piano.

Hari itu juga aku berjanji untuk bertemu dengan salah satu temanku dikomunitas, yaitu Ryuu dari band ZETSU. Aku tak begitu mengetahui mukanya seperti apa, aku bertanya pada ka eka ternyata dia mengetahuinya. Namun nampaknya aku dan Ryuu tak bertemu karena aku tak focus dengan pertemuan itu.

Sebelum band ka yudhi, ada band yang menarik untuk aku simak. Mereka menyanyikan lagu dari band favoritku yaitu VERSAILLES(salah satu band jepang), aku dan ka eka dipinggir bersama bernyanyi. Hahaha  lucu sekali karena sang vokalis sungguh mirip dandanannya dengan kamijo(vokalis VERSAILLES), namun yang lebih lucunya lagi adalah bassistnya karena dandanannya mirip dengan hizaki(guitarist VERSAILLES). Hal itu membuat ka eka tertawa terbahak-bahak, karena ka eka adalah penggemar VERSAILLES sama seperti saya. Dipinggir ka eka pria itu hanya diam dan sesekali mengobrol dengan ka eka, dan aku masih penasaran dengan namanya. Yang aku tahu hanyalah bahwa dia pasti 1 angkatan dengan ka eka, dan pasti aku harus memanggil “kakak”.

Band ka yudhi pun mulai beraksi, kala itu band mereka mengcover band Ikimonogakari. Kami pun mengikuti alunan music dari band mereka sembari menyemangati band mereka agar bias lolos di live audisi tersebut. Ya Allah ……. Suatu musibah muncul, setelah band ka yudhi tampil terjadi gempa!!! Dan itu membuat kami panic dan turun kebawah(maklum karena kami di lantai paling atas). Yang turun pada waktu itu adalah aku, ka eka, pria misterius itu, dan ka yudhi *where’s ka yudha?*, ka yudha sedang mengantar ibundanya pulang, karena waktu mereka tampil ada sang ibundanya *so sweet bukan?*. setelah turun, ka eka membicarakan soal membuat project band, dia mengajak aku, ka yudhi, dan pria misterius untuk ikut projectnya. Aku langsung bersemangat karena sudah lama aku tak pernah ngeband lagi. *Alhamdulillah gempa sudah berhenti (we are saved)* UPPPSS !!! HP ka yudhi tertinggal diatas gimana nihh ????.... ka yudhi langsung berlari keatas karena takut HP diambil orang. Tinggal kita bertiga dibawah, ka eka pun ingin mengerjai ka yudhi dengan mengSMS dia untuk turun lagi kebawah. Hahahah senjata makan tuan nih ka eka, malah kita yang keatas FIUHHHH cape!!!...

Huaa , dengan dinginnya saat kita ke atas, aku bertemu dengan mantanku yang amat sangat aku benci. Yaitu kurei (sebut saja begitu), malas sekali melihat dia huuuu … >,< dia ternyata bersama pacarnya si yoru. Hahahaha anak-anak malah bilang yoru mirip Erika sawajiri *ohh God!!!! Jauh banget* walaupun aku sangat ngefans sama Yoru, tapi karena dia berpacaran sama Kurei, entah mengapa sungguh disayangkan, mengapa pria jelek seperti Kurei berpacaran dengan Yoru yang cantik. Hahahaha ….. setelah itu kami turun kebawah untuk membeli makanan, lucunya ka yudha dan ka yudhi. Mereka malah mau beli tabung gas buat madamin api, kita juga ga mau kalah. Kita pun ngelucu, nyari tanggal kadaluarsa sang tabung. Ternyata memang kadaluarsa. Hahahahaha, sang pria misterius pun mulai dekat denganku. Dia selalu ikut tertawa saat aku dan kembar bersaudara bercanda…tapi selain itu aku merasa ada sosok lain yang memperhatikan ku, bukan si pria misterius itu, melainkan yang lain dan aku tak tahu siapa itu. Aku tak mempedulikannya.

Dan walaaa!!!! Akhrinya aku berkenalan dengan pria misterius itu, ya benar… dia adalah Derry pria misterius yang mencuri hatiku, namun pada cerita ini aku belum jatuh hati padanya… memang awalnya dia masih malu-malu, bahkan aku ajak ngobrol juga yaahhhh Cuma jawab seadanya, bahkan aku pun waktu itu masih cuek karena aku masih trauma waktu itu karena Henry. Hahahaha lucunya kita waktu di Lucky Square itu adalah, teman-teman ka kembar yang autis, mereka meloncati sensor escalator agar tetap melaju lambat… aku pun ikut meramaikan keseruan pada waktu itu.
Ting toooonnnggg !!!!! wahhh tidak terasa waktu telah sore dan bahkan sudah malam. Pertama ka Eka yang pulang karena katanya ada urusan keluarga, kemudiaaaaaannnn……………. Hahahahaha konyol super konyol. Untung saja kami belum pulang, ternyata band LUNARTRAX tampil !!!! hahaha ternyata teman-temanku tidak menyukai kurei hahahahah, dia bahkan disebut ‘Bassist tidak ada kerjaan’. Aku sangat puas karena mantanku sangat dibenci banyak orang, dan ternyata bukan aku saja yang membencinya. Hahahahah 
Yaaaaaahhhhh  pulang akhirnya T.T… berpisahlah aku dengan keluarga baruku yang sangat baik dan sangat lucu. Dan tentunya berpisah dengan ka Derry. Aku waktu itu turun sendirian ahhhhh “naik angkot lagi dehh”. Kataku dalam hati….
Itulah waktu dimana hari itu aku merasa sangat bersyukur, karena aku telah dipertemukan dengan ka Derry, ya Allah,,,,, aku harap ka Derry adalah cinta terakhirku…. Bersyukurnya aku sampai hari ini masih bersama ka Derry……..


(cerita flash back 10 bulan yang lalu.. all be right back!!!!)

hari pecundang sedunia

(24 maret 2011), menjadi hari pecundang sedunia. Kenapa demikian? Sebab aku lah pecundangnya hari ini. Bermula saat saya seperti biasa datang terlambat ke sekolah, ya memang kebiasaan ku terlambat ini memang sangat tidak baik, namun bagaimana lagi karena aku memang susah untuk mandi cepat, hahaha aneh ya kebiasaan ku itu. Kembali ke hari pecundang sedunia, hari ini aku sudah mulai dibuat bodoh oleh pelajaran ekonomi, bahkan saat temanku bertanya aku hanya melongo dan tak memperhatikan apa yang temanku itu katakan. Berfikir akan sesuatu dibenak ku, yaitu band baru pacarku Derry, dan 1 lagi yang aku pikirkan yaitu apakah dia hari ini akan ke rumahku, lalu terakhir dibenakku adalah sisa uang ku untuk ditabung hari ini. Ya Allah benar-benar pecundang aku hari ini, bahkan teman dibelakang bangku ku selalu saja mengolok saat aku berbicara, apa memang tak punya sopan santun temanku itu? Padahal aku selalu baik padanya bahkan takut ia marah. Yah tapi aku selalu berfikir positif saja untuk berubah menjadi lebih baik untuk teman-teman ku karena aku sangat menyayangi mereka. Uppsss!! Jam 1 saatnya pulang, tapi SMS berbunyi, ternyata SMS itu dari clarissa, dia mengingatkan ku untuk foto booklet paduan suara. Malas pikir ku buat apa? Toh aku hanya akan sendirian disana dan tidak akan ada teman. 2 tahun menjadi keluarga dikelas ku dan mencoba berubah agar mereka mendekati ku tetap saja salah, nasib kataku.

Pulang seperti biasa, makan, dan diam. “Ahhh” kataku malas sekali, merasuk dalam diriku untuk membantu mamah untuk membereskan rumah hari ini. Tubuhku seakan ingin selalu membantu orang tua ku namun, selalu saja setan merasuki. Tapi, kali ini tidak ada setan hinggap diotak ku. Tekad yang selalu kuat membara dalam diriku untuk membantu orang tuaku menjadi spirit untuk ku berusaha dan tidak menyerah. Tak pikir lama langsung ku sapu rumah, pel, cuci piring dan lainnya saat orang tuaku ke pasar. Buatku untuk apa memperlihatkan kita rajin depan orang, buat ku yang penting adalah niat dan menjalaninya dengan baik dan ikhlas. Namun, buat orang tua ku tetap saja salah, nasib lagi kataku.

Akhirnya orang yang aku tunggu-tunggu datang, mamah langsung menyuruhku menghentikan pekerjaanku dan bergegas menyambut lelaki yang sudah aku pacari selama 7 bulan itu. Senang rasanya hatiku saat bertemu dia. Namun, rasa senang itu mengubahku menjadi sosok pecundang saat Derry menceritakan band barunya itu. Yang sangat menyakitkan saat memuji berberapa perempuan yang menjadi personil bandnya. Yang pertama dia memuji drumernya yang dipanggil Bonie, hati ku rasanya panas dan yang lebih panas lagi saat dia memuji sang vokalis Dara. “dia udah sering manggung gitu, suaranya bagus mirip banget sama vokalis DAI (do as infinity)” panaaaasssssssssss sekali telinga ku dengar itu. Derry tidak pernah memuji suaraku seheboh itu. Well, saat aku meminta untuk ikut saat latihan bandnya tetap saja tidak diperbolehkan, alasannya bonceng si itu lah si ini lah. Sudah berubah tapi tetap saja tidak dapat reward dari orang yang aku sayangi, malah cakimaki dan ketidak pekaan yang aku dapat. Sebenarnya aku yang salah terlalu berharap dibalas rasa yang sama atau aku salah terlalu banyak nuntut? Ya ampun desperate banget lah hadapin hidup aku ini yang benar-benar berusaha membanggakan orang yang disayang tapi jadi pecundang dimata mereka. NASIB LAGI kataku.