Aneh yah rasanya kalau kita mencintai seorang sahabat kita sendiri, semenjak putus dari Henry, aku berfikir untuk tidak akan mengenal lagi yang namanya cinta. Tapi itu semua berubah setelah aku mengenal pria ini, dialah Derry Ridha Raina. Awalnya aku ingat itu tanggal 26 juni 2010. Seperti biasa j-fest sudah menantiku untuk ku tonton. Tapi ternyata disitulah awal pertemuan aku dengan ka derry. Kali itu kakak kelasku ka eka mengajakku untuk menonton ka yudhi dan bandnya yang sedang audisi live acara poppish lovish di Lucky Square. Aku datang terlambat, ketika aku sampai ditempat aku bertemu teman-teman ku dari band LUNARTRAX ternyata mereka pun hendak audisi. Wajahku tampak kusam karena berlari, huaaaa capeee sekali. Wajah ku tampak lebih murung lagi karena melihat kedua mantan aku yang bawa cewenya masing-masing.
“ya Tuhan… Siapa itu pinggir ka eka?” Tanya aku saat berlari menghampiri mereka. Aku tak mempedulikannya, mungkin saja teman dikomunitas juga pikirku seperti itu. Saat itu aku sedikit berbincang dengan ka eka tentang penampilan ka yudhi hari ini. Yang aku lihat saat itu ada 2 orang yang memegang gitar, 1 orang drum, 1 orang perempuan yang memainkan piano.
Hari itu juga aku berjanji untuk bertemu dengan salah satu temanku dikomunitas, yaitu Ryuu dari band ZETSU. Aku tak begitu mengetahui mukanya seperti apa, aku bertanya pada ka eka ternyata dia mengetahuinya. Namun nampaknya aku dan Ryuu tak bertemu karena aku tak focus dengan pertemuan itu.
Sebelum band ka yudhi, ada band yang menarik untuk aku simak. Mereka menyanyikan lagu dari band favoritku yaitu VERSAILLES(salah satu band jepang), aku dan ka eka dipinggir bersama bernyanyi. Hahaha lucu sekali karena sang vokalis sungguh mirip dandanannya dengan kamijo(vokalis VERSAILLES), namun yang lebih lucunya lagi adalah bassistnya karena dandanannya mirip dengan hizaki(guitarist VERSAILLES). Hal itu membuat ka eka tertawa terbahak-bahak, karena ka eka adalah penggemar VERSAILLES sama seperti saya. Dipinggir ka eka pria itu hanya diam dan sesekali mengobrol dengan ka eka, dan aku masih penasaran dengan namanya. Yang aku tahu hanyalah bahwa dia pasti 1 angkatan dengan ka eka, dan pasti aku harus memanggil “kakak”.
Band ka yudhi pun mulai beraksi, kala itu band mereka mengcover band Ikimonogakari. Kami pun mengikuti alunan music dari band mereka sembari menyemangati band mereka agar bias lolos di live audisi tersebut. Ya Allah ……. Suatu musibah muncul, setelah band ka yudhi tampil terjadi gempa!!! Dan itu membuat kami panic dan turun kebawah(maklum karena kami di lantai paling atas). Yang turun pada waktu itu adalah aku, ka eka, pria misterius itu, dan ka yudhi *where’s ka yudha?*, ka yudha sedang mengantar ibundanya pulang, karena waktu mereka tampil ada sang ibundanya *so sweet bukan?*. setelah turun, ka eka membicarakan soal membuat project band, dia mengajak aku, ka yudhi, dan pria misterius untuk ikut projectnya. Aku langsung bersemangat karena sudah lama aku tak pernah ngeband lagi. *Alhamdulillah gempa sudah berhenti (we are saved)* UPPPSS !!! HP ka yudhi tertinggal diatas gimana nihh ????.... ka yudhi langsung berlari keatas karena takut HP diambil orang. Tinggal kita bertiga dibawah, ka eka pun ingin mengerjai ka yudhi dengan mengSMS dia untuk turun lagi kebawah. Hahahah senjata makan tuan nih ka eka, malah kita yang keatas FIUHHHH cape!!!...
Huaa , dengan dinginnya saat kita ke atas, aku bertemu dengan mantanku yang amat sangat aku benci. Yaitu kurei (sebut saja begitu), malas sekali melihat dia huuuu … >,< dia ternyata bersama pacarnya si yoru. Hahahaha anak-anak malah bilang yoru mirip Erika sawajiri *ohh God!!!! Jauh banget* walaupun aku sangat ngefans sama Yoru, tapi karena dia berpacaran sama Kurei, entah mengapa sungguh disayangkan, mengapa pria jelek seperti Kurei berpacaran dengan Yoru yang cantik. Hahahaha ….. setelah itu kami turun kebawah untuk membeli makanan, lucunya ka yudha dan ka yudhi. Mereka malah mau beli tabung gas buat madamin api, kita juga ga mau kalah. Kita pun ngelucu, nyari tanggal kadaluarsa sang tabung. Ternyata memang kadaluarsa. Hahahahaha, sang pria misterius pun mulai dekat denganku. Dia selalu ikut tertawa saat aku dan kembar bersaudara bercanda…tapi selain itu aku merasa ada sosok lain yang memperhatikan ku, bukan si pria misterius itu, melainkan yang lain dan aku tak tahu siapa itu. Aku tak mempedulikannya.
Dan walaaa!!!! Akhrinya aku berkenalan dengan pria misterius itu, ya benar… dia adalah Derry pria misterius yang mencuri hatiku, namun pada cerita ini aku belum jatuh hati padanya… memang awalnya dia masih malu-malu, bahkan aku ajak ngobrol juga yaahhhh Cuma jawab seadanya, bahkan aku pun waktu itu masih cuek karena aku masih trauma waktu itu karena Henry. Hahahaha lucunya kita waktu di Lucky Square itu adalah, teman-teman ka kembar yang autis, mereka meloncati sensor escalator agar tetap melaju lambat… aku pun ikut meramaikan keseruan pada waktu itu.
Ting toooonnnggg !!!!! wahhh tidak terasa waktu telah sore dan bahkan sudah malam. Pertama ka Eka yang pulang karena katanya ada urusan keluarga, kemudiaaaaaannnn……………. Hahahahaha konyol super konyol. Untung saja kami belum pulang, ternyata band LUNARTRAX tampil !!!! hahaha ternyata teman-temanku tidak menyukai kurei hahahahah, dia bahkan disebut ‘Bassist tidak ada kerjaan’. Aku sangat puas karena mantanku sangat dibenci banyak orang, dan ternyata bukan aku saja yang membencinya. Hahahahah
Yaaaaaahhhhh pulang akhirnya T.T… berpisahlah aku dengan keluarga baruku yang sangat baik dan sangat lucu. Dan tentunya berpisah dengan ka Derry. Aku waktu itu turun sendirian ahhhhh “naik angkot lagi dehh”. Kataku dalam hati….
Itulah waktu dimana hari itu aku merasa sangat bersyukur, karena aku telah dipertemukan dengan ka Derry, ya Allah,,,,, aku harap ka Derry adalah cinta terakhirku…. Bersyukurnya aku sampai hari ini masih bersama ka Derry……..
(cerita flash back 10 bulan yang lalu.. all be right back!!!!)
cerita tasya..
Jumat, 25 Maret 2011
hari pecundang sedunia
(24 maret 2011), menjadi hari pecundang sedunia. Kenapa demikian? Sebab aku lah pecundangnya hari ini. Bermula saat saya seperti biasa datang terlambat ke sekolah, ya memang kebiasaan ku terlambat ini memang sangat tidak baik, namun bagaimana lagi karena aku memang susah untuk mandi cepat, hahaha aneh ya kebiasaan ku itu. Kembali ke hari pecundang sedunia, hari ini aku sudah mulai dibuat bodoh oleh pelajaran ekonomi, bahkan saat temanku bertanya aku hanya melongo dan tak memperhatikan apa yang temanku itu katakan. Berfikir akan sesuatu dibenak ku, yaitu band baru pacarku Derry, dan 1 lagi yang aku pikirkan yaitu apakah dia hari ini akan ke rumahku, lalu terakhir dibenakku adalah sisa uang ku untuk ditabung hari ini. Ya Allah benar-benar pecundang aku hari ini, bahkan teman dibelakang bangku ku selalu saja mengolok saat aku berbicara, apa memang tak punya sopan santun temanku itu? Padahal aku selalu baik padanya bahkan takut ia marah. Yah tapi aku selalu berfikir positif saja untuk berubah menjadi lebih baik untuk teman-teman ku karena aku sangat menyayangi mereka. Uppsss!! Jam 1 saatnya pulang, tapi SMS berbunyi, ternyata SMS itu dari clarissa, dia mengingatkan ku untuk foto booklet paduan suara. Malas pikir ku buat apa? Toh aku hanya akan sendirian disana dan tidak akan ada teman. 2 tahun menjadi keluarga dikelas ku dan mencoba berubah agar mereka mendekati ku tetap saja salah, nasib kataku.
Pulang seperti biasa, makan, dan diam. “Ahhh” kataku malas sekali, merasuk dalam diriku untuk membantu mamah untuk membereskan rumah hari ini. Tubuhku seakan ingin selalu membantu orang tua ku namun, selalu saja setan merasuki. Tapi, kali ini tidak ada setan hinggap diotak ku. Tekad yang selalu kuat membara dalam diriku untuk membantu orang tuaku menjadi spirit untuk ku berusaha dan tidak menyerah. Tak pikir lama langsung ku sapu rumah, pel, cuci piring dan lainnya saat orang tuaku ke pasar. Buatku untuk apa memperlihatkan kita rajin depan orang, buat ku yang penting adalah niat dan menjalaninya dengan baik dan ikhlas. Namun, buat orang tua ku tetap saja salah, nasib lagi kataku.
Akhirnya orang yang aku tunggu-tunggu datang, mamah langsung menyuruhku menghentikan pekerjaanku dan bergegas menyambut lelaki yang sudah aku pacari selama 7 bulan itu. Senang rasanya hatiku saat bertemu dia. Namun, rasa senang itu mengubahku menjadi sosok pecundang saat Derry menceritakan band barunya itu. Yang sangat menyakitkan saat memuji berberapa perempuan yang menjadi personil bandnya. Yang pertama dia memuji drumernya yang dipanggil Bonie, hati ku rasanya panas dan yang lebih panas lagi saat dia memuji sang vokalis Dara. “dia udah sering manggung gitu, suaranya bagus mirip banget sama vokalis DAI (do as infinity)” panaaaasssssssssss sekali telinga ku dengar itu. Derry tidak pernah memuji suaraku seheboh itu. Well, saat aku meminta untuk ikut saat latihan bandnya tetap saja tidak diperbolehkan, alasannya bonceng si itu lah si ini lah. Sudah berubah tapi tetap saja tidak dapat reward dari orang yang aku sayangi, malah cakimaki dan ketidak pekaan yang aku dapat. Sebenarnya aku yang salah terlalu berharap dibalas rasa yang sama atau aku salah terlalu banyak nuntut? Ya ampun desperate banget lah hadapin hidup aku ini yang benar-benar berusaha membanggakan orang yang disayang tapi jadi pecundang dimata mereka. NASIB LAGI kataku.
Pulang seperti biasa, makan, dan diam. “Ahhh” kataku malas sekali, merasuk dalam diriku untuk membantu mamah untuk membereskan rumah hari ini. Tubuhku seakan ingin selalu membantu orang tua ku namun, selalu saja setan merasuki. Tapi, kali ini tidak ada setan hinggap diotak ku. Tekad yang selalu kuat membara dalam diriku untuk membantu orang tuaku menjadi spirit untuk ku berusaha dan tidak menyerah. Tak pikir lama langsung ku sapu rumah, pel, cuci piring dan lainnya saat orang tuaku ke pasar. Buatku untuk apa memperlihatkan kita rajin depan orang, buat ku yang penting adalah niat dan menjalaninya dengan baik dan ikhlas. Namun, buat orang tua ku tetap saja salah, nasib lagi kataku.
Akhirnya orang yang aku tunggu-tunggu datang, mamah langsung menyuruhku menghentikan pekerjaanku dan bergegas menyambut lelaki yang sudah aku pacari selama 7 bulan itu. Senang rasanya hatiku saat bertemu dia. Namun, rasa senang itu mengubahku menjadi sosok pecundang saat Derry menceritakan band barunya itu. Yang sangat menyakitkan saat memuji berberapa perempuan yang menjadi personil bandnya. Yang pertama dia memuji drumernya yang dipanggil Bonie, hati ku rasanya panas dan yang lebih panas lagi saat dia memuji sang vokalis Dara. “dia udah sering manggung gitu, suaranya bagus mirip banget sama vokalis DAI (do as infinity)” panaaaasssssssssss sekali telinga ku dengar itu. Derry tidak pernah memuji suaraku seheboh itu. Well, saat aku meminta untuk ikut saat latihan bandnya tetap saja tidak diperbolehkan, alasannya bonceng si itu lah si ini lah. Sudah berubah tapi tetap saja tidak dapat reward dari orang yang aku sayangi, malah cakimaki dan ketidak pekaan yang aku dapat. Sebenarnya aku yang salah terlalu berharap dibalas rasa yang sama atau aku salah terlalu banyak nuntut? Ya ampun desperate banget lah hadapin hidup aku ini yang benar-benar berusaha membanggakan orang yang disayang tapi jadi pecundang dimata mereka. NASIB LAGI kataku.
Kamis, 01 Juli 2010
Jumat, 07 Mei 2010
KEMARIN, HARI INI, BESOK DAN SETERUSNYA....
Waktu itu tepat 1 minggu yang lalu, sewaktu saya pulang sekolah, saya bersama teman saya Laras pulang dengan menggunakan angkot jurusan ciwastra-ujungberung. Setelah kami naik becak terlebih dahulu, dan kita menyebrang lalu naik angkot itu. Tak saya kira sebelumnya akan 1 angkot dengan 2 sahabat saya yang memusuhi saya dahulu, saya tidak bisa menyebutkan nama mereka karena urusan privasi. Anggap saja yang 1 berinisial MS dan yang 1 DWU, dan saya juga 1 angkot dengan sahabat saya yang 1 lagi namun dia tak membenci saya seperti kedua orang itu ia adalah IU. Saya dan laras akhrinya benar-benar terpaksa harus naik angkot itu.
Saat angkot berangkat hati saya masih tenang karena masih ada laras disamping saya, namun karena rumah laras yang terlalu dekat dengan sekolah kami dan lalu ia turun duluan. Alhasil, saya hanya sendirian dengan berbekal hanya kenal dengan IU saja.
Diangkot saya merasa ingin berbincang dengan mereka berdua, apalagi saya sangat merindukan DWU Karena saat saya dibangku SMA kelas 1 dia adalah teman sebangku saya dan seorang sahabat yang selalu berfoto-foto dengan saya. Kini setelah kejadian itu kami menjadi menjauh dan saya pun tak mau menceritakan lagi tentang dulu.
Tuhan, mungkin kalau saya bisa memutar waktu kembali
Saya ingin mereka kembali
Mungkin ini adalah salah hamba-Mu ini
Karena tak bisa mempertahankan hubungan persahabatan dulu
Jika bisa hamba ingin mengucapkan kata maaf meskipun itu hamba harus teriak
Semoga perenggangan persahabat ini akan cepat selesai
Dan hamba janji hari ini dan seterusnya hamba akan menjaga hati sahabat hamba yang kelak datang
Dan ini menjadi cerminan buat kita semua, kita harus menyayangi sahabat kita apapun yang terjadi. Karena hari kemaren, sekarang dan seterusnya ini akan lebih sempurna jika kita memiliki sahabat sejati.
Saat angkot berangkat hati saya masih tenang karena masih ada laras disamping saya, namun karena rumah laras yang terlalu dekat dengan sekolah kami dan lalu ia turun duluan. Alhasil, saya hanya sendirian dengan berbekal hanya kenal dengan IU saja.
Diangkot saya merasa ingin berbincang dengan mereka berdua, apalagi saya sangat merindukan DWU Karena saat saya dibangku SMA kelas 1 dia adalah teman sebangku saya dan seorang sahabat yang selalu berfoto-foto dengan saya. Kini setelah kejadian itu kami menjadi menjauh dan saya pun tak mau menceritakan lagi tentang dulu.
Tuhan, mungkin kalau saya bisa memutar waktu kembali
Saya ingin mereka kembali
Mungkin ini adalah salah hamba-Mu ini
Karena tak bisa mempertahankan hubungan persahabatan dulu
Jika bisa hamba ingin mengucapkan kata maaf meskipun itu hamba harus teriak
Semoga perenggangan persahabat ini akan cepat selesai
Dan hamba janji hari ini dan seterusnya hamba akan menjaga hati sahabat hamba yang kelak datang
Dan ini menjadi cerminan buat kita semua, kita harus menyayangi sahabat kita apapun yang terjadi. Karena hari kemaren, sekarang dan seterusnya ini akan lebih sempurna jika kita memiliki sahabat sejati.
Kamis, 08 April 2010
CAHAYA YANG DATANG..
Dalam blog ini memang saya membahas mengenai sebuah kisah ditinggalkan dan meninggalkan. Tapi lain kali ini, saya ingin share kepada kalian semua mengenai bagaimana kita tidak ingin ditinggalkan oleh orang yang kita cintai. Mungkin Ibu kita, Ayah kita, atau Saudara dan sahabat kita. Tapi kali ini saya merasakan tidak ingin ditinggalkan oleh laki-laki ini.
27 maret 2010, saat itu saya menunggu sebuah SMS dari seseorang, Gilang. Kala itu saya masihlah kekasihnya. Dengan sabar saya menunggu dia pulang bekerja, usia kami terpaut 2 taun jauhnya. Gilang lebih tua dari saya dan dia sudah bekerja.
JAM 21.30 WIB (masih hening tidak ada suara yang keluar dari HP saya). Dan akhirnya saya punya inisiatif untuk menelefonnya.
“hallo…..”, ucap saya. Tiba-tiba….. terdengar suaranya
“aku masih ditempat kerja” balasnya dengan nada sedikit gusar
Dengan segera HP saya matikan karena saya tak mau mengganggunya.
Keesokan harinya….
Masih sepi dan sendiri menatap HP saya yang kunjung tak berdering. Dibenak saya sudah khawatir Gilang sakit, tapi tak apalah pikir saya Gilang sudah besar dan dia bisa menjaga kondisi tubuhnya. Dan sikap saya hari itu mengalir seperti biasanya diri saya.
2 hari kemudian…..
Emosi saya sudah menggelora didada, karena tak ada 1 pun kabar yang jelas mengenai Gilang. Pikir saya apakah dia tidak punya pulsa ? yah sudah saya inisiatif kembali untuk membelikannya pulsa. Tapi, saya malah dimarahinya. Dia mengSMS saya dan dia berkata dia kecewa kepada saya, what ? apa salah saya ? selama ini saya menunggunya dengan setia saat dia meninggalkan saya selama 2 hari belakangan ini tanpa kabar, tapi kenapa dia malah menyalahkan saya. Tak terima saya pun bertanya kepada Gilang apa salah saya. Dan dia berkata dalam SMS “aku kecewa banget sama kamu, kamu tuh orangnya omdo banget, bilangnya mau ngblokir facebook tapi kenapa masih aktif”…. Aku diam seribu kata, dalam hati aku berkata, apa ??? Cuma itu masalahnya ? FUCK ! ternyata masalah kecil dibesar-besarin, padahal selama ini aku mengkhawatirkan dia. Kami bertengkar diSMS, dia terus saja mencari salah aku selama ini sebagai kekasihnya. Dan saat saya bilang semua salahnya dia malah tak terima dan terus saja menJUGDE saya sebagai tersangka dan dialah sebagai korbannya. Pertengkaran saya hentikan karena kala itu penyakit saya menyerang……
Namun………………..
Dari balik meja belajar saya, saya melihat handphone flexi saya yang tergeletak, dan saya ingat untuk menelefon seorang kawan, Henry.
Kami mengobrol dengan perasaan senang dan tertawa riang. Sejenak perasaan saya berubah nyaman saat dekat dengan Henry. Namun saya tahu bahwa tak mungkin buat saya dan dia menjadi seorang sepasang kekasih, Henry berbeda sekali dengan saya, dia adalah seorang pria yang tampan dan dapat dengan mudahnya mendapatkan wanita yang ia mau kapan saja. Dan sedangkan saya Cuma wanita jelek yang sedang bertengkar dengan kekasihnya. Kala itu saya berfikir ingin terus berbincang dengan Henry, rasanya mendengar suaranya saja saya biisa melupakan masalah penyakit saya dan Gilang….
30 maret 2010, pagi hari sewaktu saya mau berangkat menuju sekolah saya, saya teringat untuk memberitahukan Gilang bahwa saya tak kuat lagi bersamanya, dan ingin bebas dari jeratannya. Melalui media SMS saya mengakhiri hubungan kami. Terlintas dipikiran saya, adalah Henry dan kebebasan. Tak lama setelah memproklamirkan kandasnya hubungan saya dan Gilang, banyak pria berlomba merebut hati saya. Dalam pikiran saya, aneh ? kenapa ada pria yang masih mau kepada saya, sedangkan saya tidak cantik dan tidak menarik. Menurut para pria itu sifat sayalah yang menarik hati mereka, yah Karena saya seorang yang care kepada siapa saja, Henry pun pernah berkata begitu kepada saya. Sejenak yang saya pedulikan hanyalah kesehatan saya semata.
31 maret 2010, aku dan Henry semakin dekat. Sesekali Henry pernah menyatakan perasaannya bahwa ia mencintai saya. Dengan nada malu saya hanya bisa berkata bahwa saya jelek dan tak punya apa-apa, namun Henry selalu bilang bahwa saya adalah wanita istimewa
Sya, Henry pengen banget ketemu kamu..
buat mastiin perasaan Henry ke kamu
tapi jujur…
sekarang Henry kangen banget sama kamu..
Kata-kata itu sejenak membuatku bisa tersenyum, yaah saya juga kangen sama kamu Henry… tapi saya masih sangat trauma atas kegagalan saya bersama Gilang. Henry saat itu selalu mengucapkan cinta kepada saya. Saya mengharapkan itu benar yang dia rasakan, namun rasanya tak akan mungkin dia memilih saya, karena ada 2 wanita yang lebih cantik sedang mendekati Henry. Minder dan malu, itu mungkin yang saya rasakan saat itu….
1 april 2010, hari ini adalah april moop dan saya tidak masuk sekolah karena sakit. Hari itu saya membuka akun twiiter saya untuk mengucapkan happy april fools kepada para tweets (panggilan untuk para pengguna twitter) hari itu juga saya membuka akun facebook saya. Setelah berasik-asik ria menggunakan internet saya membaringkan tubuh saya dikamar. Sewaktu saya melihat HP saya, ada 11 SMS yang masuk 3 dari SMS itu bukan nomor yang saya kenal. 3 nomor asing itu adalah mantan saya Sena, teman sahabat saya Aldi, dan seseorang yang mengaku bernama Ikbal. Saat saya meladeni mereka semua dan membalas SMS mereka, saya teringat untuk menelefon Henry, kami pun mengbrol sama dengan canda gurau dan tertawa, ada Krysna sahabatku kala itu bersama Henry. Krysna berkata pada saya bahwa Henry benar-benar menyukai saya dan sayang kepada saya. Jawaban saya adalah sama “enggak mungkinlah” kata-kata itu selalu keluar dari mulut saya karena saya takut itu salah dan itu hanya hayalan saya semata. Memang saya akui, selama saya dan Henry dekat, saya merasa suka dan sayang. Saya merasa Henry adalah cahaya yang telah datang kedalam hati saya yang kemarin gelap. Dan rasanya hati saya ingin memiliki cahaya itu sepenuhnya. Hatiku berkata, apa ini cinta?? Kenapa rasanya aneh?? Kenapa saya tidak merasa begini saat dulu bersama Gilang ?? hanya itu pertanyaan yang terus muncul.
Saat itu telefon mati, karena pulsa saya habis. Kini berganti Henry lah yang menelefon saya.
JAM 10 MALAM…. Saat itu masih berbincang dengan Henry, saat itu juga jutaan SMS berhamburan dihandphone saya. Waktu itu dengan spontan saya berkata “yaah siapa cepat dia dapat saya laah”… dengan terburu-buru henry berkata seakan tak mau saya diambil pria lain. Dia langsung menyatakan perasaannya meskipun ditelepon, ia tak peduli bakal tidak dianggap “Gentle” yang penting dalam pikirannya ia tak mau saya diambil orang. Dia berkata padaku apa jawaban dariku. Lalu saya jawab dengan nada serius… “aku enggak bisa hen..” jawab saya. “ohh yah udah..” jawab Henry dengan nada sedih. Lalu saya langsung memotong “yaah aku enggak bias hen… enggak bias nolak kamu” lalu saya tertawa puas karena sudah mengerjainya. Dalam hati saya senang karena saya sekarang sepenuhnya milik henry dan Henry sepenuhnya milik saya.
1 april 2010 at 22.00 pm
Ya Allah.. aku mencintai lelaki ini
Dia sudah mencuri hati ku yang sudah tersakiti ini
Dia cahaya yang datang dalam hati ku yang dulu gelap
Kini aku sudah menjadi kekasihnya
Dalam doaku ini,
Berikanlah aku kesehatan
Berikanlah aku hidup
Aku takkan sakiti Henry
Aku sudah terlanjur mencintai Henry
Selamanya aku cinta Henry
Dia adalah cahaya untuk ku
Jangan pernah padamkan itu
Don’t Leave Me My Prince Please Stand by Me Always in My Heart
27 maret 2010, saat itu saya menunggu sebuah SMS dari seseorang, Gilang. Kala itu saya masihlah kekasihnya. Dengan sabar saya menunggu dia pulang bekerja, usia kami terpaut 2 taun jauhnya. Gilang lebih tua dari saya dan dia sudah bekerja.
JAM 21.30 WIB (masih hening tidak ada suara yang keluar dari HP saya). Dan akhirnya saya punya inisiatif untuk menelefonnya.
“hallo…..”, ucap saya. Tiba-tiba….. terdengar suaranya
“aku masih ditempat kerja” balasnya dengan nada sedikit gusar
Dengan segera HP saya matikan karena saya tak mau mengganggunya.
Keesokan harinya….
Masih sepi dan sendiri menatap HP saya yang kunjung tak berdering. Dibenak saya sudah khawatir Gilang sakit, tapi tak apalah pikir saya Gilang sudah besar dan dia bisa menjaga kondisi tubuhnya. Dan sikap saya hari itu mengalir seperti biasanya diri saya.
2 hari kemudian…..
Emosi saya sudah menggelora didada, karena tak ada 1 pun kabar yang jelas mengenai Gilang. Pikir saya apakah dia tidak punya pulsa ? yah sudah saya inisiatif kembali untuk membelikannya pulsa. Tapi, saya malah dimarahinya. Dia mengSMS saya dan dia berkata dia kecewa kepada saya, what ? apa salah saya ? selama ini saya menunggunya dengan setia saat dia meninggalkan saya selama 2 hari belakangan ini tanpa kabar, tapi kenapa dia malah menyalahkan saya. Tak terima saya pun bertanya kepada Gilang apa salah saya. Dan dia berkata dalam SMS “aku kecewa banget sama kamu, kamu tuh orangnya omdo banget, bilangnya mau ngblokir facebook tapi kenapa masih aktif”…. Aku diam seribu kata, dalam hati aku berkata, apa ??? Cuma itu masalahnya ? FUCK ! ternyata masalah kecil dibesar-besarin, padahal selama ini aku mengkhawatirkan dia. Kami bertengkar diSMS, dia terus saja mencari salah aku selama ini sebagai kekasihnya. Dan saat saya bilang semua salahnya dia malah tak terima dan terus saja menJUGDE saya sebagai tersangka dan dialah sebagai korbannya. Pertengkaran saya hentikan karena kala itu penyakit saya menyerang……
Namun………………..
Dari balik meja belajar saya, saya melihat handphone flexi saya yang tergeletak, dan saya ingat untuk menelefon seorang kawan, Henry.
Kami mengobrol dengan perasaan senang dan tertawa riang. Sejenak perasaan saya berubah nyaman saat dekat dengan Henry. Namun saya tahu bahwa tak mungkin buat saya dan dia menjadi seorang sepasang kekasih, Henry berbeda sekali dengan saya, dia adalah seorang pria yang tampan dan dapat dengan mudahnya mendapatkan wanita yang ia mau kapan saja. Dan sedangkan saya Cuma wanita jelek yang sedang bertengkar dengan kekasihnya. Kala itu saya berfikir ingin terus berbincang dengan Henry, rasanya mendengar suaranya saja saya biisa melupakan masalah penyakit saya dan Gilang….
30 maret 2010, pagi hari sewaktu saya mau berangkat menuju sekolah saya, saya teringat untuk memberitahukan Gilang bahwa saya tak kuat lagi bersamanya, dan ingin bebas dari jeratannya. Melalui media SMS saya mengakhiri hubungan kami. Terlintas dipikiran saya, adalah Henry dan kebebasan. Tak lama setelah memproklamirkan kandasnya hubungan saya dan Gilang, banyak pria berlomba merebut hati saya. Dalam pikiran saya, aneh ? kenapa ada pria yang masih mau kepada saya, sedangkan saya tidak cantik dan tidak menarik. Menurut para pria itu sifat sayalah yang menarik hati mereka, yah Karena saya seorang yang care kepada siapa saja, Henry pun pernah berkata begitu kepada saya. Sejenak yang saya pedulikan hanyalah kesehatan saya semata.
31 maret 2010, aku dan Henry semakin dekat. Sesekali Henry pernah menyatakan perasaannya bahwa ia mencintai saya. Dengan nada malu saya hanya bisa berkata bahwa saya jelek dan tak punya apa-apa, namun Henry selalu bilang bahwa saya adalah wanita istimewa
Sya, Henry pengen banget ketemu kamu..
buat mastiin perasaan Henry ke kamu
tapi jujur…
sekarang Henry kangen banget sama kamu..
Kata-kata itu sejenak membuatku bisa tersenyum, yaah saya juga kangen sama kamu Henry… tapi saya masih sangat trauma atas kegagalan saya bersama Gilang. Henry saat itu selalu mengucapkan cinta kepada saya. Saya mengharapkan itu benar yang dia rasakan, namun rasanya tak akan mungkin dia memilih saya, karena ada 2 wanita yang lebih cantik sedang mendekati Henry. Minder dan malu, itu mungkin yang saya rasakan saat itu….
1 april 2010, hari ini adalah april moop dan saya tidak masuk sekolah karena sakit. Hari itu saya membuka akun twiiter saya untuk mengucapkan happy april fools kepada para tweets (panggilan untuk para pengguna twitter) hari itu juga saya membuka akun facebook saya. Setelah berasik-asik ria menggunakan internet saya membaringkan tubuh saya dikamar. Sewaktu saya melihat HP saya, ada 11 SMS yang masuk 3 dari SMS itu bukan nomor yang saya kenal. 3 nomor asing itu adalah mantan saya Sena, teman sahabat saya Aldi, dan seseorang yang mengaku bernama Ikbal. Saat saya meladeni mereka semua dan membalas SMS mereka, saya teringat untuk menelefon Henry, kami pun mengbrol sama dengan canda gurau dan tertawa, ada Krysna sahabatku kala itu bersama Henry. Krysna berkata pada saya bahwa Henry benar-benar menyukai saya dan sayang kepada saya. Jawaban saya adalah sama “enggak mungkinlah” kata-kata itu selalu keluar dari mulut saya karena saya takut itu salah dan itu hanya hayalan saya semata. Memang saya akui, selama saya dan Henry dekat, saya merasa suka dan sayang. Saya merasa Henry adalah cahaya yang telah datang kedalam hati saya yang kemarin gelap. Dan rasanya hati saya ingin memiliki cahaya itu sepenuhnya. Hatiku berkata, apa ini cinta?? Kenapa rasanya aneh?? Kenapa saya tidak merasa begini saat dulu bersama Gilang ?? hanya itu pertanyaan yang terus muncul.
Saat itu telefon mati, karena pulsa saya habis. Kini berganti Henry lah yang menelefon saya.
JAM 10 MALAM…. Saat itu masih berbincang dengan Henry, saat itu juga jutaan SMS berhamburan dihandphone saya. Waktu itu dengan spontan saya berkata “yaah siapa cepat dia dapat saya laah”… dengan terburu-buru henry berkata seakan tak mau saya diambil pria lain. Dia langsung menyatakan perasaannya meskipun ditelepon, ia tak peduli bakal tidak dianggap “Gentle” yang penting dalam pikirannya ia tak mau saya diambil orang. Dia berkata padaku apa jawaban dariku. Lalu saya jawab dengan nada serius… “aku enggak bisa hen..” jawab saya. “ohh yah udah..” jawab Henry dengan nada sedih. Lalu saya langsung memotong “yaah aku enggak bias hen… enggak bias nolak kamu” lalu saya tertawa puas karena sudah mengerjainya. Dalam hati saya senang karena saya sekarang sepenuhnya milik henry dan Henry sepenuhnya milik saya.
1 april 2010 at 22.00 pm
Ya Allah.. aku mencintai lelaki ini
Dia sudah mencuri hati ku yang sudah tersakiti ini
Dia cahaya yang datang dalam hati ku yang dulu gelap
Kini aku sudah menjadi kekasihnya
Dalam doaku ini,
Berikanlah aku kesehatan
Berikanlah aku hidup
Aku takkan sakiti Henry
Aku sudah terlanjur mencintai Henry
Selamanya aku cinta Henry
Dia adalah cahaya untuk ku
Jangan pernah padamkan itu
Don’t Leave Me My Prince Please Stand by Me Always in My Heart
Kamis, 25 Maret 2010
MENINGGALKAN MASA LALU SEKOLAH DASAR
Saat duduk dibangku sekolah dasar banyak hal yang saya lalui, terlebih lagi karena teman-teman saya belum bisa menerima keadaan saya yang seorang kidal karena kecelakaan pada tangan kanan saya yang membuat tangan kanan saya harus cacat. Awalnya, ketika saya masih umur 4 tahun saya sudah ada gairah yang besar untuk bersekolah, bahkan saya sering kabur dari rumah untuk sedikit berjalan kesebuah TK (taman kanak-kanak) bekas kakak saya bersekolah dulu. Namun tepat saat waktunya saya masuk TK papah saya keluar dari pekerjaannya, karena dulu sedang ada krisis moneter. Dan orang tua saya tidak mempunyai uang yang cukup untuk memasukkan saya ke TK.
Setelah kakek saya meninggal, lalu sudah banyak om dan tante saya yang sudah menikah nenek saya menjual rumah yang selama ini kami tempati. Namun diantara saudara-saudara saya. Keluarga saya dan tante saya yang ikut nenek saya ke perumahan panyileukan.
Lalu saya pun bersekolah ditempat yang sama yaitu panyileukan.
Dulu saat bersekolah banyak teman-teman yang mau berteman dengan saya, mereka menerima apa adanya kekurangan saya, walaupun ada saja anak laki-laki yang mengejek saya dengan sebutan “spiderman” karena tangan kanan saya mirip dengan spiderman ketika spiderman mengeluarkan jaringnya.
Kelas 6 SD merupakan saat paling indah, Vera, Nurul, Angitia, dan Galuh adalah teman terdekat saya pada waktu itu. Yang terlihat lebih tomboy mungkin saya dengan angitia Karena kami sering sekali memainkan permainan anak laki-laki seperti bola, memanjat pagar sekolah, bermain sepeda dan lain-lain. Bahkan dulu saya ditunjuk menjadi manager sepakbola kelas kami. Nurul orangnya lebih cuek, dan Vera dia soulmet saya, vera merupakan cewe tereksis diSD saya. Banyak laki-laki yang suka sama dia mungkin karena dia cantik dan modis, hahaha jauh sekali dengan saya sahabatnya :D.
suatu hari saat kami sudah selesai latihan menari, tiba-tiba salah satu teman saya sundari meminta kami semua untuk satu renungan.
“eh, sebelum hari H perpisahan besok kita renungan dulu yuk sekali” bisik sundari.
Kami pun sejutu dengan permintaan sundari. Saya dengan segera menyalakan tape dan memutar lagu dari Tia AFI yang berjudul “adilkah ini”. Sesaat saya merenungkan bagaimana saya bisa membayangkan meninggalkan teman-teman saya yang saya sayangi merekalah yang menerima saya apa adanya dengan segala kekurangan saya, bermain tertawa dan menangis juga. Sesekali air mata saya jatuh dan saya pun menangis. Kami semua menangis dan kami saling berpelukan satu sama lain untuk meminta maaf.
Hari perpisahan sekolah pun datang, pagi itu didepan rumah saya menunggu seseorang, saya menunggu hendri. Dia adalah seseorang yang saya suka sewaktu SD. saya menunggunya didepan rumah saya karena saya ingin melihat wajahnya 1 kali saja dan berharap bisa berbicara dengannya. Jam tangan sudah menunjukan angka jam 8. saya sudah terlambat karena saya harus menari saat perpisahan. Namun memang sialnya saya. Tiba-tiba saat berjalan saya keseleo dan mata kaki saya menimpa batu tajam dan saya pun terjatuh. Tanpa peduli dengan semua itu saya berjalan dengan pincang, demi teman-teman saya yang sama akan menari juga.
Saat sampai sekolah, tak sadar kaki saya sudah membengkak dan rasanya tidak dapat berjalan. Salah satu guru saya pak Yana mencoba memijit kaki saya. Walaupun tidak dapat secara langsung mengobati saya.
Waktunya tampil….
Namun kaki saya masih sakit, guru wali kelas saya berkata “enggak apa-apa kok tasya.. jangan dipaksakan nanti malah tambah sakit kakinya, pulang aja udah itu diobatin”. Teman-teman pun memberi support kepada saya. Dalam keadaan mata bengkak karena menangis mereka ingin berfoto bersama saya. Terharu dan senang itu yang saya rasa, saya jadi mengingat video klip naruto ending one yaitu lagu akeboshi yang berjudul “wind”,
Cultivate your hunger, before you idealize
Motivate your Anger, to make them all realize
Climbing the mountain, never coming down
Break into the contents, never falling down
My knee is still shaking like I was twelve
Sneakin' out the classroom, by the back door
A moral led me twice home
But I didn't care
Waiting is wasting, for people like me
Don't try to live so wise,
Don't cry 'cos your so right
Don't dry with fakes or fears
'Cos you will hate yourself in the end
Don't try to live so wise,
Don't cry 'cos your so right
Don't try with fakes or fears,
'Cos you will hate yourself in the end
You say dreams, sir, dream
I am not played the fool anymore
You say, 'cos I still got my soul
Take your time baby
Your blood needs slowin' down
Breach your soul to reach yourself before you gloom
Reflection of fear make shadows of nothing
Shadows of nothing
You still are blind if you see winding road
'Cos there's always a straight way to the point you see
Don't try to live so wise
Don't cry, 'cos your so right
Don't try with fakes or fears
'Cos you will hate yourself in the end
Don't try to live so wise
Don't cry 'cos your so right
Don't try with fakes or fears
'Cos you will hate yourself in the end
Don't try to live so wise
Don't cry 'cos your so right
Don't try with fakes or fears
'Cos you will hate yourself in the end
'Cos you will hate yourself in the end
'Cos you will hate yourself in the end
'Cos you will hate yourself in the end
saya dulu memang kesepian karena saya memiliki kekurangan. Namun sekarang saya memiliki teman-teman SD saya yang sayang pada saya dan saya pun sayang sama mereka. Thank’s for all my best friend in my life, that’s you guys…. Pasti kita bisa kaya dulu lagi sama waktu kita SD dulu.
Sahabat sekolah dasar <3
Setelah kakek saya meninggal, lalu sudah banyak om dan tante saya yang sudah menikah nenek saya menjual rumah yang selama ini kami tempati. Namun diantara saudara-saudara saya. Keluarga saya dan tante saya yang ikut nenek saya ke perumahan panyileukan.
Lalu saya pun bersekolah ditempat yang sama yaitu panyileukan.
Dulu saat bersekolah banyak teman-teman yang mau berteman dengan saya, mereka menerima apa adanya kekurangan saya, walaupun ada saja anak laki-laki yang mengejek saya dengan sebutan “spiderman” karena tangan kanan saya mirip dengan spiderman ketika spiderman mengeluarkan jaringnya.
Kelas 6 SD merupakan saat paling indah, Vera, Nurul, Angitia, dan Galuh adalah teman terdekat saya pada waktu itu. Yang terlihat lebih tomboy mungkin saya dengan angitia Karena kami sering sekali memainkan permainan anak laki-laki seperti bola, memanjat pagar sekolah, bermain sepeda dan lain-lain. Bahkan dulu saya ditunjuk menjadi manager sepakbola kelas kami. Nurul orangnya lebih cuek, dan Vera dia soulmet saya, vera merupakan cewe tereksis diSD saya. Banyak laki-laki yang suka sama dia mungkin karena dia cantik dan modis, hahaha jauh sekali dengan saya sahabatnya :D.
suatu hari saat kami sudah selesai latihan menari, tiba-tiba salah satu teman saya sundari meminta kami semua untuk satu renungan.
“eh, sebelum hari H perpisahan besok kita renungan dulu yuk sekali” bisik sundari.
Kami pun sejutu dengan permintaan sundari. Saya dengan segera menyalakan tape dan memutar lagu dari Tia AFI yang berjudul “adilkah ini”. Sesaat saya merenungkan bagaimana saya bisa membayangkan meninggalkan teman-teman saya yang saya sayangi merekalah yang menerima saya apa adanya dengan segala kekurangan saya, bermain tertawa dan menangis juga. Sesekali air mata saya jatuh dan saya pun menangis. Kami semua menangis dan kami saling berpelukan satu sama lain untuk meminta maaf.
Hari perpisahan sekolah pun datang, pagi itu didepan rumah saya menunggu seseorang, saya menunggu hendri. Dia adalah seseorang yang saya suka sewaktu SD. saya menunggunya didepan rumah saya karena saya ingin melihat wajahnya 1 kali saja dan berharap bisa berbicara dengannya. Jam tangan sudah menunjukan angka jam 8. saya sudah terlambat karena saya harus menari saat perpisahan. Namun memang sialnya saya. Tiba-tiba saat berjalan saya keseleo dan mata kaki saya menimpa batu tajam dan saya pun terjatuh. Tanpa peduli dengan semua itu saya berjalan dengan pincang, demi teman-teman saya yang sama akan menari juga.
Saat sampai sekolah, tak sadar kaki saya sudah membengkak dan rasanya tidak dapat berjalan. Salah satu guru saya pak Yana mencoba memijit kaki saya. Walaupun tidak dapat secara langsung mengobati saya.
Waktunya tampil….
Namun kaki saya masih sakit, guru wali kelas saya berkata “enggak apa-apa kok tasya.. jangan dipaksakan nanti malah tambah sakit kakinya, pulang aja udah itu diobatin”. Teman-teman pun memberi support kepada saya. Dalam keadaan mata bengkak karena menangis mereka ingin berfoto bersama saya. Terharu dan senang itu yang saya rasa, saya jadi mengingat video klip naruto ending one yaitu lagu akeboshi yang berjudul “wind”,
Cultivate your hunger, before you idealize
Motivate your Anger, to make them all realize
Climbing the mountain, never coming down
Break into the contents, never falling down
My knee is still shaking like I was twelve
Sneakin' out the classroom, by the back door
A moral led me twice home
But I didn't care
Waiting is wasting, for people like me
Don't try to live so wise,
Don't cry 'cos your so right
Don't dry with fakes or fears
'Cos you will hate yourself in the end
Don't try to live so wise,
Don't cry 'cos your so right
Don't try with fakes or fears,
'Cos you will hate yourself in the end
You say dreams, sir, dream
I am not played the fool anymore
You say, 'cos I still got my soul
Take your time baby
Your blood needs slowin' down
Breach your soul to reach yourself before you gloom
Reflection of fear make shadows of nothing
Shadows of nothing
You still are blind if you see winding road
'Cos there's always a straight way to the point you see
Don't try to live so wise
Don't cry, 'cos your so right
Don't try with fakes or fears
'Cos you will hate yourself in the end
Don't try to live so wise
Don't cry 'cos your so right
Don't try with fakes or fears
'Cos you will hate yourself in the end
Don't try to live so wise
Don't cry 'cos your so right
Don't try with fakes or fears
'Cos you will hate yourself in the end
'Cos you will hate yourself in the end
'Cos you will hate yourself in the end
'Cos you will hate yourself in the end
saya dulu memang kesepian karena saya memiliki kekurangan. Namun sekarang saya memiliki teman-teman SD saya yang sayang pada saya dan saya pun sayang sama mereka. Thank’s for all my best friend in my life, that’s you guys…. Pasti kita bisa kaya dulu lagi sama waktu kita SD dulu.
Sahabat sekolah dasar <3
PRAKATA …
Dalam blog they leave me ini banyak berbagai cerita mengenai saat paling sulit dalam hidup saya, yaitu ditinggalkan dan meninggalkan. Memang tidak hanya saya saja didunia ini yang merasa seperti ini, kesepian dan kesendirian, tentupun kamu dan mereka pun merasakan hal seperti itu. Bagi yang memfollow blog saya, terima kasih dan jangan lupa komentarnya. Teman-teman pun bisa share kepada saya pengalaman ditinggalkan atau meninggalkan agar dapat saya tampilkan diblog saya. Update my story in everyday guys…. Arigatou gozaimasu
Langganan:
Komentar (Atom)